Home / Event
Refleksi 3 Tahun Thufanul Aqsa

Refleksi 3 Tahun Thufanul Aqsa

<p>Jamaah Sidang Jum&rsquo;at yang Dirahmati Allah<br>Genap tiga tahun sudah, sejak 7 Oktober 2023, Gaza, Palestina, menghadapi pembantaian yang dilancarkan oleh zionis israel. Jumlah korban syahid menyentuh angka 74.000 jiwa, sementara korban luka mencapai lebih dari 175.000 jiwa. Puluhan ribu orang lainnya hilang, baik karena ditawan di penjara israel maupun&nbsp;tertimbun di bawah puing-puing reruntuhan, tanpa dapat dievakuasi akibat ketiadaan alat berat.</p> <p>Bagi zionis israel, 7 Oktober menjadi tanggal yang menghadirkan mimpi buruk. Tepat selepas Subuh, pada Sabtu, 7 Oktober 2023, sekitar 1.500 pasukan pejuang kemerdekaan Palestina dari Jalur Gaza melancarkan operasi Thufanul Aqsha, merangsek masuk ke wilayah Palestina yang dijajah israel sejak 1948. Serangan tersebut merontokkan kekuatan militer zionis israel yang selama ini mengklaim diri sebagai tentara yang tak terkalahkan...<br><br>unduh selengkapnya di <a href="https://drive.google.com/file/d/1yJhfZSnfLtVcwi-HTUfJUcrkXHyYIZYN/view?usp=sharing">sini</a></p>

Selengkapnya
Menjaga Nyala Kepedulian: Dari Teladan Rasulullah SAW untuk Palestina

Menjaga Nyala Kepedulian: Dari Teladan Rasulullah SAW untuk Palestina

<p>Ustadz Ardiansyah Ashri Husein, Lc., M.A</p> <p>Ketua Komnas Palestina Jawa Barat &amp; Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI Kota Bandung</p> <p>__</p> <p>Islam tidak pernah mendidik umatnya menjadi manusia yang hanya memikirkan keselamatan dan kenyamanan dirinya sendiri. Sejak awal risalahnya, Rasulullah ﷺ membangun masyarakat yang memiliki kepekaan terhadap penderitaan, keberpihakan kepada yang terzalimi, dan semangat untuk saling menolong dalam kebaikan. Iman tidak berhenti pada hubungan seorang hamba dengan Allah ﷻ, tetapi harus melahirkan tanggung jawab sosial dan kemanusiaan.</p> <p>Rasulullah ﷺ mendidik para sahabat bahwa sesama mukmin terikat oleh persaudaraan yang sangat kuat. Beliau bersabda:</p> <p dir="rtl">مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى</p> <p>&ldquo;Perumpamaan orang-orang beriman dalam saling mencintai, saling menyayangi, dan saling mengasihi adalah seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh sakit, seluruh tubuh ikut merasakan dengan tidak tidur dan demam.&rdquo; (HR. Muslim)</p> <p>Hadis ini mengajarkan bahwa penderitaan saudara kita tidak sepatutnya dipandang sebagai persoalan mereka semata. Ketika ada manusia yang kehilangan rumah, keluarga, keamanan, dan hak untuk menjalani kehidupan secara bermartabat, hati seorang mukmin semestinya ikut terusik. Terlebih ketika penderitaan itu berlangsung panjang dan dialami oleh suatu bangsa yang terus memperjuangkan hak-haknya.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Membela Mereka yang Terzalimi</strong></p> <p>Al-Qur&rsquo;an memberikan perhatian besar kepada kaum mustadh&lsquo;afin, yaitu mereka yang dilemahkan dan mengalami penindasan. Allah ﷻ berfirman:</p> <p dir="rtl">&nbsp;</p> <p dir="rtl">وَمَا لَكُمْ لَا تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ</p> <p>&ldquo;Mengapa kamu tidak berjuang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak&hellip;&rdquo; (QS. An-Nisā&rsquo;: 75)</p> <p>&nbsp;</p> <p>Ayat ini menanamkan prinsip penting bahwa Islam tidak membenarkan sikap acuh terhadap kezaliman. Membela orang yang terzalimi merupakan bagian dari tanggung jawab moral seorang Muslim, tentu dengan cara-cara yang benar, proporsional, sesuai kemampuan, dan tidak melahirkan kezaliman baru.</p> <p>Spirit inilah yang harus terus kita hidupkan ketika melihat penderitaan rakyat Gaza dan Palestina. Kita tidak boleh membiarkan panjangnya konflik membuat hati menjadi terbiasa melihat penderitaan. Jangan sampai banyaknya korban membuat sebuah tragedi kemanusiaan berubah hanya menjadi deretan angka.</p> <p>Di balik setiap angka terdapat manusia. Ada anak yang kehilangan orang tuanya. Ada orang tua yang kehilangan anaknya. Ada keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Ada orang sakit yang membutuhkan pengobatan. Ada anak-anak yang seharusnya belajar dan bermain dalam keamanan, tetapi harus tumbuh di tengah ketakutan dan ketidakpastian.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Kemanusiaan menuntut kita untuk tidak berpaling.</em><br><em>Kepedulian Harus Menjadi Amal.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p>Namun kepedulian tidak cukup hanya berupa kesedihan. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa iman harus melahirkan tindakan nyata. Allah ﷻ berfirman:</p> <p dir="rtl">وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ</p> <p>&ldquo;Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebajikan dan ketakwaan.&rdquo; (QS. Al-Mā&rsquo;idah: 2)</p> <p>Karena itu, perjuangan membantu rakyat Gaza dan Palestina dapat diwujudkan melalui banyak jalan sesuai kemampuan masing-masing.</p> <p>Ada yang mampu membantu melalui doa, maka jangan pernah meremehkan doa. Ada yang memiliki kelapangan harta, maka bantulah melalui lembaga kemanusiaan yang amanah dan kredibel. Ada yang memiliki ilmu dan mimbar, maka berikanlah edukasi yang benar. Ada yang memiliki pengaruh di ruang publik, maka gunakanlah untuk menyuarakan kemanusiaan dan keadilan. Para akademisi dapat berkontribusi melalui kajian dan pemikiran; para diplomat melalui diplomasi; para pemimpin melalui kebijakan; dan masyarakat luas melalui solidaritas kemanusiaan yang tertib, damai, serta bertanggung jawab.</p> <p>Tidak semua orang harus melakukan hal yang sama. Tetapi setiap orang dapat melakukan sesuatu.</p> <p>Rasulullah ﷺ bersabda:</p> <p dir="rtl">الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا</p> <p>&ldquo;Seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti sebuah bangunan yang bagian-bagiannya saling menguatkan.&rdquo; (HR. Al-Bukhari dan Muslim)</p> <p>Inilah semangat yang perlu terus kita rawat. Kita mungkin tidak berada langsung di Gaza, tetapi jarak geografis tidak boleh mematikan kedekatan hati dan tanggung jawab kemanusiaan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Palestina dan Amanah Konstitusi Indonesia</strong></p> <p>Bagi bangsa Indonesia, kepedulian terhadap kemerdekaan Palestina memiliki dimensi yang lebih luas. Ia bukan semata-mata persoalan solidaritas keagamaan, tetapi juga berkaitan erat dengan jati diri dan amanah konstitusi bangsa Indonesia.</p> <p>Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan:</p> <p>&ldquo;Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.&rdquo;</p> <p>Kalimat tersebut bukan sekadar rangkaian kata dalam dokumen kenegaraan. Ia lahir dari pengalaman sejarah bangsa Indonesia yang pernah merasakan pahitnya penjajahan. Karena itu, bangsa ini memahami betapa mahalnya sebuah kemerdekaan dan betapa berat penderitaan suatu bangsa ketika hak menentukan masa depannya sendiri dirampas.</p> <p>Maka keberpihakan kepada kemerdekaan Palestina memiliki tiga dimensi sekaligus: panggilan keimanan, amanah konstitusi, dan spirit kemanusiaan sejagat.</p> <p>Sebagai Muslim, kita terpanggil oleh ukhuwah dan kewajiban membela yang terzalimi. Sebagai bangsa Indonesia, kita memiliki amanat konstitusional untuk menolak penjajahan. Sebagai manusia, kita mempunyai hati nurani yang tidak semestinya diam ketika menyaksikan sesama manusia kehilangan hak-hak dasarnya.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Jangan Lelah Membela Kemanusiaan</strong></p> <p>Salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi tragedi yang berlangsung lama adalah munculnya kelelahan kepedulian. Pada awalnya kita menangis, berdoa, membantu, dan bersuara. Tetapi ketika penderitaan berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, perhatian perlahan berkurang.</p> <p>Di sinilah istiqamah kita diuji.</p> <p>Jangan sampai karena penderitaan itu terlalu lama, kita menganggapnya biasa. Jangan sampai karena berita tentang korban terus berulang, hati kita kehilangan rasa. Dan jangan sampai karena persoalannya terasa rumit, kita memilih berhenti peduli.</p> <p>Kepedulian harus terus dijaga dengan ilmu, kesadaran, doa, dan amal nyata. Bantulah melalui jalan-jalan kemanusiaan yang sah dan bertanggung jawab. Suarakan kebenaran tanpa kebencian terhadap kelompok manusia berdasarkan agama atau etnisnya. Kritiklah kezaliman sebagai kezaliman, dan perjuangkan keadilan sebagai keadilan. Sebab Islam memerintahkan kita berlaku adil bahkan ketika berhadapan dengan pihak yang tidak kita sukai.</p> <p>Allah ﷻ berfirman:</p> <p dir="rtl">وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ</p> <p>&ldquo;Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.&rdquo; (QS. Al-Mā&rsquo;idah: 8)</p> <p>Karena itu, perjuangan untuk Palestina harus tetap menjadi perjuangan yang berlandaskan keadilan, kemanusiaan, dan kemuliaan akhlak.</p> <p>Palestina pada akhirnya bukan hanya persoalan satu bangsa atau satu wilayah. Palestina adalah salah satu ujian besar bagi nurani kemanusiaan kita: apakah dunia masih memiliki keberanian untuk membela mereka yang tertindas, menolak penjajahan, dan memperjuangkan kehidupan yang aman, adil, merdeka, serta bermartabat bagi setiap manusia.</p> <p>Mari terus berbuat dengan apa yang kita miliki. Jangan merasa bantuan kita terlalu kecil. Jangan merasa doa kita tidak berarti. Jangan merasa suara kita sia-sia. Kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas tidak pernah kecil di sisi Allah ﷻ.</p> <p>Kita mungkin tidak mampu melakukan semuanya, tetapi kita tidak boleh memilih untuk tidak melakukan apa-apa.</p> <p>Semoga Allah ﷻ melindungi rakyat Gaza dan seluruh Palestina, menguatkan mereka yang kehilangan keluarga dan tempat tinggal, menyembuhkan yang terluka, mencukupi mereka yang kelaparan, menjaga anak-anak dan kaum lemah, serta mengaruniakan kepada rakyat Palestina kehidupan yang aman, adil, bermartabat, dan kemerdekaan yang hakiki.</p> <p>&nbsp;</p> <p dir="rtl">اللَّهُمَّ انْصُرِ الْمَظْلُومِينَ، وَاحْفَظْ أَهْلَ فِلَسْطِين، وَارْفَعْ عَنْهُمُ الظُّلْمَ وَالْبَلَاءَ، وَارْزُقْهُمُ الْأَمْنَ وَالْعَدْلَ وَالْحُرِّيَّةَ وَالْكَرَامَةَ.</p> <p>Ya Allah, tolonglah mereka yang terzalimi. Lindungilah rakyat Palestina. Angkatlah kezaliman dan penderitaan dari mereka, serta anugerahkan kepada mereka keamanan, keadilan, kemerdekaan, dan kemuliaan.</p> <p>Wallahu a&rsquo;lam</p> <p>&nbsp;</p>

Selengkapnya
RECONNECTING AL-AQSA PUSAT EPISENTRUM KEMENANGAN PALESTINA DAN PERADABAN DUNIA

RECONNECTING AL-AQSA PUSAT EPISENTRUM KEMENANGAN PALESTINA DAN PERADABAN DUNIA

<p>Jamaah yang dimuliakan Allah, Hari ini berbagai laporan dari saudara saudari kita di Palestina menyebut meningkatnya serbuan pemukim ke kompleks Al-Aqsa, ritual keagamaan yang semakin terbuka di dalam kompleks tersebut, serta kekhawatiran terhadap perubahan status quo di tempat suci itu.</p> <p>Para ulama dan organisasi Islam Palestina menyerukan agar Jumat 2 Oktober 2026 menjadi momentum mobilisasi umat untuk Al-Aqsa dan meminta para imam menjadikan khutbah Jumat sebagai ruang penguatan kepedulian terhadap Al-Aqsa. Tetapi sebagai umat Islam, respons kita harus bermartabat.&nbsp;</p> <p><a href="https://drive.google.com/file/d/1Cd7UBRLxZPjMSSVbe_3nKnE3urxxk1I1/view?usp=sharing">unduh di sini naskah lengkapnya</a></p>

Selengkapnya
Seminar Online Kepalestinaan: “KERUNTUHAN ISRAEL 2027” Seberapa Dekat dengan Kenyataan Hari Ini?

Seminar Online Kepalestinaan: “KERUNTUHAN ISRAEL 2027” Seberapa Dekat dengan Kenyataan Hari Ini?

<p dir="ltr">Tahun 1999 Syekh Ahmad Yassin menyatakan firasat dan prediksinya ketika diwawancarai Al-Jazeera. Ia mengatakan bahwa israel berdiri dari pondasi ketidakadilan, penindasan, dan perampasan hak bangsa Palestina. Entitas yang berdiri seperti ini takdirnya adalah hancur, lanjutnya. Namun hari ini menghitung mundur beberapa bulan sebelum 2027, israel terlihat semakin bertingkah semakin biadab. Tidak hanya genosida di Gaza yang terus dilanjutkan tanpa interupsi langsung dari negara manapun, tapi juga pogrom di Tepi Barat, pembangunan pemukiman-pemukiman ilegal baru, dan bahkan menggoyah status Al-Aqsa.</p> <p dir="ltr">Di tengah segenap kebiadaban penjajah tersebut sebetulnya tidak sedikit juga isu-isu keretakan di dalam tubuh politisi israel terdengar. Netanyahu mengeluarkan kampanye anti-boikot terhadap dirinya. Ia sadar bahwa sentimen negatif atas dirinya meningkat. Belum lagi kasus korupsi yang mengancam karir politiknya.&nbsp;</p> <p dir="ltr">Di sisi lain, secara zahir gerakan perlawanan seperti kehilangan sokongan. Tiap kali mereka meminta para penjamin gencatan senjata bertindak ketika ada serangan israel, tidak ada yang benar-benar bertindak. Bahkan Iran yang saat ini masih berhadapan langsung tidak memasukan Jalur Gaza sebagai bagian dari klausa gencatan senjata mereka.</p> <p>Ikuti, seminar Online Kepalestinaan: &ldquo;KERUNTUHAN ISRAEL 2027&rdquo; Seberapa Dekat dengan Kenyataan Hari Ini? bersama Ustadz Amar Risalah. Sabtu, 12 September 2026,&nbsp;Pukul 09.00 WIB &ndash; selesai</p> <p>Klik link di bawah untuk daftar:<br><a href="https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSegZsby8JlwVyzKHScvCFR_lfYpW7idhqgB6XjoS3cuzAXWjA/viewform">bit.ly/SeminarKepalestinaanKomnasPalestinaJabar2026</a><br><a href="https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSegZsby8JlwVyzKHScvCFR_lfYpW7idhqgB6XjoS3cuzAXWjA/viewform">bit.ly/SeminarKepalestinaanKomnasPalestinaJabar2026</a><br><a href="https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSegZsby8JlwVyzKHScvCFR_lfYpW7idhqgB6XjoS3cuzAXWjA/viewform">bit.ly/SeminarKepalestinaanKomnasPalestinaJabar2026</a><br><a href="https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSegZsby8JlwVyzKHScvCFR_lfYpW7idhqgB6XjoS3cuzAXWjA/viewform">bit.ly/SeminarKepalestinaanKomnasPalestinaJabar2026</a></p>

Selengkapnya
Utrujah Al-Quds: Ketika Al-Qur’an Menghidupkan Hati dan Menggerakkan Perjuangan

Utrujah Al-Quds: Ketika Al-Qur’an Menghidupkan Hati dan Menggerakkan Perjuangan

<p><strong>Taujih Syaikhuna Al-Ustadz Abdul Aziz Abdurrauf, Lc., Al-Hafizh,&nbsp;</strong>@Silatnas Komnas Palestina. Jakarta, 22 Agustus 2026</p> <p><em>Diramu dan disarikan oleh Ustadz Ardiansyah Ashri Husein, Lc., M.A - Ketua Komnas Palestina Jawa Barat</em></p> <p>Tidak ada bekal yang paling diharapkan Allah Swt. dimiliki oleh para pejuang Palestina selain Al-Quran, bekal yang sejatinya juga merupakan bekal setiap mukmin. Namun, bekal itu menjadi semakin utama bagi mereka yang berada di garis depan perjuangan.</p> <p>Al-Quran yang harus menjadi utrujah. Tetapi utrujah yang spesial: Utrujah Palestina, Utrujah Al-Quds, Utrujah Tahrir Palestina.</p> <p>طَعْمُهَا طَيِّبٌ، وَرِيحُهَا طَيِّبٌ</p> <p>Semoga semakin banyak yang bergabung dalam Harakah Tahrir Palestina. Bukan semata-mata dengan donasi, tetapi juga dengan qalbi dan ruhi. Bukan hanya keterlibatan harta, tetapi juga keterlibatan hati dan ruh.</p> <p><strong><em>Indimaj qalbi, indimaj ruhi, indimaj mali.</em></strong></p> <p>Bersatunya hati, bersatunya ruh, dan bersatunya harta dalam perjuangan.&nbsp;</p> <p>Rasulullah saw bersabda,&nbsp;</p> <p>خَيْرُ جِهَادِكُمُ الرِّبَاطُ، وَخَيْرُ رِبَاطِكُمْ عَسْقَلَانُ.</p> <p><em>&ldquo;Sebaik-baik jihad kalian adalah ribat, dan sebaik-baik tempat ribat kalian adalah &lsquo;Asqalan.&rdquo;</em></p> <p>Tentu tidak hanya di Asqalan, Tepi Barat, dll. Namun al-&lsquo;Asqalan wa ma haulahu (Asqalan dan sekitarnya).</p> <p>Al-Quran, khususnya Surah Al-Isra, menjadi salah satu sumber utama agar kaum Muslimin terus memberikan perhatian kepada tema Al-Aqsa dan Palestina. Tema Al-Aqsa disebut secara eksplisit sebanyak 11 kali, dan secara implisit sekitar 20 kali di dalam surah ini.&nbsp;</p> <p>Karena itu, seharusnya Surah Al-Isra tidak hanya kita baca sebagai rangkaian ayat yang berbicara tentang peristiwa Isra Mi&rsquo;raj.&nbsp;</p> <p>Menurut Dr. Muhammad Musthafa An-Nubani, anggota Ittihad Ulama Palestina,<em>&ldquo;Surah Al-Isra semestinya menjadi bagian dari manhaj tamkin wal-istikhlaf&mdash;manhaj menuju penguatan umat, peradaban, dan pelaksanaan amanah kekhalifahan di muka bumi.&rdquo;</em></p> <p>Al-Isra, sebagaimana Surah Ash-Shaff, Al-Hasyr dan beberapa surah lainnya, termasuk suwar al-musabbihat, surah-surah yang diawali dengan tasbih kepada Allah. Surah-surah ini juga memiliki kedekatan yang kuat dengan wird an-naum, bacaan yang direnungkan dan dihidupkan menjelang tidur. Luar biasa, saat akan tidur saja kita diminta untuk merenung dan mengingat tentang Masjid al-Aqsha dan pertempuran melawan kebatilan.</p> <p><strong>Mengapa?</strong></p> <p>Karena seorang mukmin membutuhkan bekal untuk menghadirkan ma&lsquo;iyyatullah&mdash;kesadaran bahwa Allah senantiasa bersama dirinya. Dan ma&lsquo;iyyatullah itu diwujudkan melalui ketakwaan.</p> <p>Ketakwaan kemudian melahirkan ihsan. Allah berfirman,</p> <p>أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُحْسِنُونَ</p> <p><em>&ldquo;Mereka itulah orang-orang yang berbuat ihsan.&rdquo;</em></p> <p><em>Muhsinun</em> adalah orang-orang yang senantiasa berada dalam kebaikan; mereka bukan sekadar melakukan kebaikan sesekali, tetapi menjadikan kebaikan sebagai karakter dan jalan hidup.</p> <p>Dan &lsquo;ubudiyyah adalah senjata orang beriman dalam menerapkan ihsan. Allah Swt. berfirman:</p> <p>وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ</p> <p>&ldquo;Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.&rdquo;</p> <p>Perhatikan susunan ayat ini.</p> <p>Pertama, أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ &mdash; jangan menyembah selain Allah.</p> <p>Kemudian dilanjutkan dengan:</p> <p>وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا &mdash;&nbsp;</p> <p>dan berbuat ihsan kepada kedua orang tua.</p> <p>Di sini terdapat gambaran yang sangat kuat tentang dua dimensi kehidupan seorang mukmin,</p> <p>حَبْلٌ مِنَ اللهِ وَحَبْلٌ مِنَ النَّاسِ</p> <p>Hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia.</p> <p>Ubudiyyah kepada Allah melahirkan ihsan kepada sesama.</p> <p>Kemudian kita kembali kepada pembukaan Surah Al-Isra:</p> <p>سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ</p> <p><em>&ldquo;Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.&rdquo;</em></p> <p>Ada satu hal yang sangat menarik untuk direnungkan. Jika Al-Qur&rsquo;an ini adalah buatan manusia, mungkin banyak orang akan membayangkan bahwa penutup yang paling sesuai untuk ayat yang menggambarkan kehebatan Allah dalam peristiwa Isra adalah,</p> <p>إِنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ</p> <p><em>&ldquo;Sesungguhnya Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.&rdquo;</em></p> <p>Tetapi ternyata bukan itu penutupnya. Allah menutup ayat ini dengan:</p> <p>إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ</p> <p><em>&ldquo;Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.&rdquo;</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Ini bukan sekadar penutup ayat. Ini adalah pesan.</strong></p> <p>Setelah Allah memperlihatkan kepada kita kehebatan-Nya dalam peristiwa Isra, lalu apa yang seharusnya kita katakan?</p> <p>مَاذَا تَقُولُونَ؟</p> <p>Apa yang akan kalian katakan?</p> <p>Apa yang akan kalian lakukan setelah menyaksikan kebesaran Allah?</p> <p>Allah Maha Mendengar.</p> <p>Allah Maha Melihat.</p> <p>Allah mendengar doa-doa hamba-Nya.</p> <p>Allah melihat perjuangan hamba-Nya.</p> <p>Allah mengetahui setiap air mata, setiap luka, setiap ketakutan, setiap pengorbanan, dan setiap amal yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.</p> <p>Karena itu, para pejuang Gaza terus memaksimalkan ta&lsquo;amul ma&lsquo;al-Qur&rsquo;an&mdash;interaksi, kebersamaan, dan kehidupan bersama Al-Qur&rsquo;an.</p> <p>Bahkan di dalam terowongan-terowongan sekalipun.</p> <p>حَتَّى فِي الْأَنْفَاقِ يَتَعَلَّمُونَ وَيُعَلِّمُونَ وَيُؤَلِّفُونَ</p> <p>Di dalam terowongan-terowongan itu mereka tetap belajar, mengajar, bahkan menulis.</p> <p>Mereka tidak membiarkan keadaan menghalangi hubungan mereka dengan Al-Qur&rsquo;an.</p> <p>Mereka tetap belajar ketika berada dalam keterbatasan.</p> <p>Mereka tetap mengajarkan ketika berada dalam kesulitan.</p> <p>Mereka tetap menulis ketika berada dalam tekanan.</p> <p>مَا بَالُكَ فِي الْقَصْرِ؟</p> <p>- Lalu bagaimana dengan kita yang berada di istana?</p> <p>- Bagaimana dengan kita yang hidup dalam kenyamanan?</p> <p>- Bagaimana dengan kita yang memiliki berbagai kemudahan untuk belajar Al-Qur&rsquo;an?</p> <p>Jika mereka yang berada di dalam terowongan masih mampu belajar, mengajar, dan menulis bersama Al-Qur&rsquo;an, maka apa alasan kita yang hidup dalam kelapangan?</p> <p>Inilah bekal yang sesungguhnya. Bukan hanya bekal materi. Bukan hanya donasi.</p> <p>Tetapi bekal qalbi, bekal ruhi, dan bekal maali. Hati yang terhubung. Ruh yang terhubung. Harta yang terhubung.</p> <p><em>Indimaj qalbi</em></p> <p><em>Indimaj ruhi</em></p> <p><em>Indimaj mali</em></p> <p>Sebab Palestina bukan sekadar persoalan geografis.</p> <p>Al-Aqsa bukan sekadar sebuah tempat.</p> <p>Ia adalah bagian dari sejarah iman, bagian dari perjalanan risalah, dan bagian dari kesadaran umat Islam.</p> <p>Maka mari kita hidupkan kembali Al-Qur&rsquo;an dalam diri kita.&nbsp;</p> <p>Mari kita hadirkan ma&lsquo;iyyatullah dalam kehidupan kita.</p> <p>Mari kita tumbuhkan taqwa, ihsan, dan &lsquo;ubudiyyah.</p> <p>Dan mari kita menjadikan Al-Qur&rsquo;an bukan hanya sesuatu yang kita baca, tetapi sesuatu yang menghidupkan hati, menggerakkan ruh, dan mengarahkan amal.</p> <p>Karena pada akhirnya, pertanyaan terbesar bukan hanya:</p> <p>Seberapa banyak yang telah kita berikan untuk Palestina?</p> <p>Tetapi:</p> <p>Seberapa jauh hati kita telah bersama Palestina?</p> <p>Seberapa jauh ruh kita telah bersama Al-Aqsa?</p> <p>Dan seberapa jauh Al-Qur&rsquo;an telah mengubah hidup kita?</p> <p>Semoga Allah menjadikan kita bagian dari orang-orang yang qalbuhu ma&lsquo;al-Qur&rsquo;an, ruhuhu ma&lsquo;al-Qur&rsquo;an, wa maluhu fi sabilillah.</p> <p>Semoga Allah menjaga Al-Aqsa, menjaga saudara-saudara kita di Palestina, meneguhkan para pejuang kebenaran, mengangkat kezaliman dari bumi Palestina, dan memperlihatkan kepada kita kemenangan kebenaran atas kebatilan.</p> <p>لِيَحِقَّ الْحَقُّ وَلِيُبْطِلَ الْبَاطِلُ</p> <p>Agar kebenaran itu tegak dan kebatilan itu sirna.</p>

Selengkapnya
Menjawab Tuduhan kepada Lembaga Kemanusiaan untuk Palestina

Menjawab Tuduhan kepada Lembaga Kemanusiaan untuk Palestina

<p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true" data-pm-slice="1 1 []">Kami tidak tahu apa yang terjadi, akan tetapi video beliau terus-menerus menjadi bahan pertanyaan yang disampaikan kepada kami. Lebih anehnya lagi, konten yang menjawab video ini dari akun Bang&nbsp;<a href="https://www.instagram.com/ahmadzaki_ali/">@&zwnj;ahmadzaki_ali</a> dan akun ustadz @&zwnj;new_risalahamar yang melakukan hal yang sama pun tumbang. Jika jawaban-jawaban itu hilang akibat sensor media sosial, maka kami tampilkan di web ini saja. Mudah-mudahan bisa bertahan lama.</p> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kita jawab satu persatu sentimen negatifnya.</p> <p style="padding-left: 40px;" data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true"><em data-prosemirror-content-type="mark" data-prosemirror-mark-name="em"><strong>AS:</strong> Jangan donasi untuk Palestina, karena kalau semua uang donasi itu benar-benar sampai ke Palestina Gaza, harusnya sekarang orang di sana udah hidup makmur dan pada naik ferari.</em></p> <p>Kita breakdown:</p> <ul> <li>Satu unit harga Ferrari Roma: Rp6,5 miliar</li> <li>Jumlah rakyat Gaza: 2,4 Juta jiwa<br data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="hardBreak" data-prosemirror-node-inline="true">&gt; Jika satu rakyat Gaza memiliki Ferrari berarti dibutuhkan uang sebanyak: <strong data-prosemirror-content-type="mark" data-prosemirror-mark-name="strong">Rp15.600.000.000.000.000</strong> (lima belas kuadriliun enam ratus triliun rupiah).</li> </ul> <p>Pernah lihat nominal dengan jumlah 0 sebanyak itu? Kami pun tidak.</p> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true"><em><strong data-prosemirror-content-type="mark" data-prosemirror-mark-name="strong">Berapa kebutuhan recovery di Jalur Gaza?</strong></em><br data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="hardBreak" data-prosemirror-node-inline="true">Data dari pemerintah Jalur Gaza per Juli 2026, ada 15 sektor di Jalur Gaza yang hancur akibat genosida. Berikut kami sampaikan dalam besaran miliar dolar Amerika Serikat (1 miliar dolar AS setara dengan Rp18.088.000.000 atau 18 Triliun 88 juta rupiah):</p> <ol class="ak-ol" start="1" data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="orderedList" data-prosemirror-node-block="true"> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true"><em>Total kerugian langsung sebesar US$80 miliar</em> yang disebabkan oleh genosida.</p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian di <em>sektor kesehatan mencapai sekitar US$6 miliar.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$4 miliar di sektor pendidikan.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar<em> US$34 miliar di sektor perumahan.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$1 miliar di sektor keagamaan</em> (masjid, gereja, bangunan edukasi keagamaan, dan lain-lain).</p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$4 miliar di sektor industri.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$5 miliar di sektor perdagangan.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$4 miliar di sektor pertanian.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$1 miliar di sektor media.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$2 miliar di sektor pariwisata, perhotelan, dan hiburan.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$5 miliar di sektor rumah tangga (peralatan rumah tangga milik rakyat).</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$3 miliar di sektor telekomunikasi dan internet.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$3 miliar di sektor transportasi.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar <em>US$2 miliar di sektor listrik.</em></p> </li> <li data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="listItem" data-prosemirror-node-block="true"> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Kerugian sekitar<em> US$6 miliar di sektor layanan publik dan pemerintah kota.</em></p> </li> </ol> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Sehingga total kebutuhan dalam miliar dolar AS: <strong>160 miliar USD</strong> atau sekitar <strong data-prosemirror-content-type="mark" data-prosemirror-mark-name="strong">Rp2.893.840.000.000.000</strong> (<strong data-prosemirror-content-type="mark" data-prosemirror-mark-name="strong">dua kuadriliun delapan ratus sembilan puluh tiga triliun delapan ratus empat puluh miliar rupiah)</strong>.</p> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Katakanlah 2,4 juta jiwa punya 1 Ferrari itu hiperbola, memangnya berapa perkiraan jumlah donasi yang masuk ke gaza? Kami tidak bisa mengakses data lembaga lain, akan tetapi tahun 2025 saja, Komnas Palestina (sebelumnya KNRP) telah menyalurkan sebanyak 120 kali dengan penerima manfaat sebanyak 147.242 jiwa. Sebagai lembaga yang terdepan, kami hanya mampu menyalurkan 10 kali dalam setiap bulan sepanjang tahun 2025. Dengan membandingkan jumlah penerima dengan populasi Jalur Gaza dengan retorika (yang kita hitung di atas) Ahmad Shorafa saja jelas jauh arang dari api.</p> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true"><strong data-prosemirror-content-type="mark" data-prosemirror-mark-name="strong">Edukasi Palestina dibayar 1,5 juta/hari</strong></p> <p style="padding-left: 40px;" data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true"><em data-prosemirror-content-type="mark" data-prosemirror-mark-name="em"><strong>AS: </strong>Aku ditawarin kerja beberapa yayasan buat kerjasama dengan cara keliling ke masjid-masjid tugasnya cerita tentang penderitaan rakyat Palestina terus minta donasi dan mereka janjiin bayaran 1,5 juta cuma dalam satu hari aja.</em></p> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Bisa dikatakan Komnas Palestina (sebelumnya dengan nama KNRP) yang mengawali edukasi seperti ini di masyarakat sejak 2006. Kami mendatangkan ulama Palestina (baik memang yang menetap di dalam maupun sudah di luar Palestina), untuk masyarakat di seluruh Indonesia.</p> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Program tersebut kemudian ditiru oleh banyak lembaga serupa yang muncul belakangan di Indonesia. Amat disayangkan beberapa lembaga terlalu longgar memberi kesempatan &ldquo;orang Palestina&rdquo; ke atas mimbar-mimbar edukasi. Ahmad Shorafa ini contoh kasus. Beliau baru lulus kuliah (terlepas apapun jurusannya), dari narasi di videonya terlihat ia tidak tahu data sebenarnya di kampung halamannya.&nbsp;</p> <p style="padding-left: 40px;" data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true"><em data-prosemirror-content-type="mark" data-prosemirror-mark-name="em"><strong>AS: </strong>Di video selanjutnya aku bakal kasih tau kalian cara donasi yang benar dan harus donasi ke mana.</em></p> <p data-prosemirror-content-type="node" data-prosemirror-node-name="paragraph" data-prosemirror-node-block="true">Oh jadi ini <em>marketing campaign</em>? Lembaga atau saluran donasi mana yang di-<em>endorse</em> oleh Ahmad Shorafa? Sanggupkah mereka membelikan setiap jiwa di Gaza 1 unit Ferrari setelah memulihkan 15 sektor yang hancur di Gaza?</p>

Selengkapnya
Ibadah Qurban: Syariat yang Membentang dari Baitul Maqdis hingga Makkah Al-Mukaramah

Ibadah Qurban: Syariat yang Membentang dari Baitul Maqdis hingga Makkah Al-Mukaramah

<p>Sebelum Hijrah ke Mesir, Nabi Ibrahim 'alaihissalam mengungkapkan syukurnya di wilayah Syam dengan menyembelih qurban dan membangun kubah khusus untuk ibadah tersebut menghadap ke Baitul Maqdis. Pulang dari Mesir dan menikahi Sayyidah Hajar, Ismail 'alaihissalam juga diperintahkan Allah untuk diqurban-kan di Makkah.</p> <p>Kesejatian iman dan ibadah qurban ini tidak berhenti di situ&hellip; Dari Bapak para Nabi itu pula lahir seorang cucu penerus kenabian, Ya&rsquo;qub 'alaihissalam. Ketika berhasil pulang ke Baitul Maqdis, ia pun melaksanakan qurban seperti kakeknya, Ibrahim 'alaihissalam. Ketimbang &ldquo;umat lain&rdquo;, kita lebih berhak kepada para Nabi Allah yang mulia 'alaihimussalam. Tidak ada dalam syariat kita merebut, mengalihfungsikan rumah ibadah, atau menyerang orang yang sedang beribadah dari agama lain. Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah) (QS. Al-Hajj: 34)</p> <p>sumber: Qishashul Anbiya Ibnu Katsir Qurban untuk Palestina mulai dari 2 juta-an,&nbsp;</p> <p>klik: <a href="https://bit.ly/qup_knrp">bit.ly/qup_knrp</a></p>

Selengkapnya
Apakah Upaya Mereka dapat Kita Selisihi Qurban Tahun Ini?

Apakah Upaya Mereka dapat Kita Selisihi Qurban Tahun Ini?

<p>Ada 7 upaya penyembelihan qurban dengan syariat yahudi selama 40 hari masjid Al-Aqsa ditutup beberapa pekan lalu. Ini adalah penistaan dan upaya klaim bahwa kiblat PERTAMA, masjid KEDUA yang dibangun di muka bumi, serta tujuan ibadah KETIGA kita milik mereka. Memperuntukkan qurban kita di sekitarnya adalah perjuangan menyelisihi upaya mereka.</p> <p>Tunaikan niat qurban Anda melalui:</p> <p>7200004005 BSI an KNRP Jabar 5270121100100 BJB Syariah an&nbsp;Komnas Untuk Rakyat Palestina</p> <p>atau</p> <p>klik: <a href="https://bit.ly/qup_knrp">https://bit.ly/qup_knrp</a> untuk langsung berqurban 1/7 Sapi untuk Gaza</p> <p>Jazakumullah khairan.</p>

Selengkapnya
REMPUG PERADABAN – Dari Jawa Barat untuk Palestina

REMPUG PERADABAN – Dari Jawa Barat untuk Palestina

<p>Dalam rangka menjaga ingatan publik tentang 2 tahun genosida Gaza, dan menggagas aksi nyata untuk Palestina, KNRP Jawa Barat mempersembahkan: REMPUG PERADABAN.<br><br>Admin.</p>

Selengkapnya